Kamis, 10 April 2014

Surga

Bila semua yang kau dengar itu adalah tentangku, anggap saja semuanya benar.
Biarkan orang lain menjadi pendongeng yang mengantar tidurmu, dan biarkan seseorang memadamkan lilinnya.
Ketika Surga menolak membukakan pintu untukku, bukankah itu suatu bukti ketidaksempurnaanku?
apa gunanya penjelasan bila hanya ingin merubah cerita dari dongeng sebelumnya? yang ada hanya merusak tidurnya.
Surga sangat tahu untuk siapa saja pintunya dibuka, dan surga tahu tentang ketidak benaran yang selalu menyelimutiku.
Bila seseorang menertawakanku karena sujudku dengan lumuran dosa di depan surga, aku terima.
Surga semakin tak menyentuhku, dia pergi dengan segala cahaya keindahannya. Menyalahkan seseorang hanyalah penjelasan kebodohan belaka.
hanya Ilahi yang mampu membersihkan dosa-dosaku dan semoga surga juga mau menerima pengampunanku.